4 Cara Membuat Daftar Riwayat Hidup yang Baik dan Benar

2. Cara Membuat Daftar Riwayat Hidup Fungsional

Daftar riwayat hidup fungsional adalah cv yang disusun berdasarkan keahlian atau kemampuan pelamar. Cv ini menekankan peranan dalam mengisi fungsi-fungsi di organisasi atau perusaah yang dapat dilakukan dengan baik.

CV jenis ini tidak terlalu fokus kepada waktu atau lamanya seseorang bekerja, akan tetapi lebih kepada kemampuan atau keahliannya.

Berikut cara membuat daftar riwayat hidup fungsional:

#.Mencantumkan riwayat pendidikan

Pada bagian ini Anda harus menulis riwayat pendidikan yang sudah dijalani. Urutkan berdasarkan waktu yang diawali dengan jenjang atau tingkat pendidikan terakhir yang sudah diperoleh. Anda juga dapat mencantumkan nama universitas tempat Anda menimba ilmu. Bila pernah magang sebutkan pengalaman magang yang pernah Anda ikuti tersebut.

Khusus untuk Anda yang belum lulus, cukup menyebutkan tahun Anda kuliah dan tanggal kelulusan.

#.Mencantumkan penghargaan atau prestasi yang pernah diperoleh

Bila pernah meraih suatu prestasi atau penghargaan cantumkan juga pada curriculum vitae yang Anda buat. Lengkapi dengan nama penghargaan, tanggal penghargaan, dan tujuan diberikannya penghargaan tersebut.

Contoh penghargaan yang dicantumkan didalam CV, misalnya saja penghargaan karena memperoleh IPK tertinggi saat kuliah, memperoleh penghargaan karena prestasi kerja di kantor, atau bisa juga penghargaan yang diperoleh dari kegiatan sosial. Ingat bukan untuk menyombongkan diri, tetapi untuk menyakinkan perekrut bila kompetensi yang Anda miliki memang layak untuk dipertimbangkan.

#.Mencantumkan keahlian khusus

Jangan lupa mencantumkan daftar singkat sifat dan kepribadian Anda yang positif, misalnya taat waktu, ramah, antusias, tekun, dan mampu bekerja dalam tim. Disini Anda juga dapat mencantumkan pengalaman kerja Anda, walau tidak terlalu spesifik.

#.Berikan referensi

Terakhir cantumkan nama dan data kontak orang-orang yang dapat mereferensikan Anda. Sebelumnya hubungi terlebih dahulu orang-orang tersebut karena biasanya mereka akan dihubungi langsung oleh perusahaan.

Adapun orang-orang yang bisa Anda cantumkan didalam referensi, misalnya mantan atasan, rektor, dosen, atau orang-orang terpercaya yang pernah bekerja sama dengan Anda.

3. Cara Membuat Daftar Riwayat Hidup Kronologis

Daftar riwayat hidup kronologis merupakan curriculum vitae yang dibuar berdasarkan kronologis pendidikan dan pengalaman kerja. Umumnya terkait dengan lamanya pernah bekerja serta posisi atau jabatan yang pernah diduduki.

Dari informasi diatas dapat disimpulkan bila CV jenis ini adalah kebalikan dari CV fungsional.

Adapun cara membuatnya adalah sebagai berikut:

#.Mencantumkan riwayat kerja

Urutkan sesuai waktu yang dimulai dengan pekerjaan terakhir.

Tulis data lengkap perusahaan tempat pernah bekerja, seperti nama perusahaan, lokasi perusahaan, jabatan yang pernah diduduki, tugas dan tanggung jawab yang Anda emban, dan jangan lupa menyertakan tanggal awal dan akhir bekerja.

Tulislah data perusahaan secara konsisten, bila jabatan yang pertama Anda tulis, maka data perusahaan lainnya juga diawali dengan jabatan.

Bila memang ada sertakan juga prestasi dan pencapaian yang sudah Anda peroleh bersama perusahaan sebelumnya.

#.Mencantumkan riwayat pendidikan

Selain riwayat kerja, cantumkan juga riwayat pendidikan. Adapun cara menyusunnya adalah sebagai berikut:

Urutkan sesuai waktu yang dimulai dengan tingkat pendidikan terakhir.

Sebutkan nama universitas Anda dan prestasi yang pernah Anda dapatkan disana. Jangan lupa sebutkan juga titel yang diperoleh beserta tanggal meraihnya.

Bila belum lulus cukup sebutkan tahun-tahun kuliah dan perkiraan kelulusan.

Untuk setiap entri jangan lupa mencantumkan nama perguruan tinggi atau lembaga kursus, alamatnya, serta titel atau bidang studi yang Anda ambil.

#.Mencantumkan keahlian khusus

Setelah riwayat kerja dan riwayat pendidikan tambahkan juga keahlian khusus yang dimiliki. Misalnya menguasai beberapa bahasa, menguasai program aplikasi tertentu, dll.

#.Mencantumkan referensi

Mencantumkan referensi tidak kalah pentingnya saat membuat lamaran kerja. Cantumkan setidaknya 2 hingga 4 orang profesional yang bukan keluarga atau teman dekat. Referensi dari manager, orang-orang yang pernah menjadi atasan Anda di perusahaan sebelumnya, atau bila memungkinkan referensi dari pemiliki perusahaan tempat Anda pernah bekerja adalah referensi terbaik.

Adapun data yang perlu ditulis adalah nama mereka, hubungan mereka dengan Anda, serta informasi kontak mereka, termasuk nomor telepon, alamat domisili, dan alamat email. Mencantumkan data dengan lengkap terutama nomor kontak yang dapat dihubungi sangat penting. Sebab biasanya akan dihubungi secara langsung oleh perusahaan.

4. Cara Membuat Daftar Riwayat Hidup Kombinasi

Sesuai dengan namanya riwayat hidup kombinasi merupakan gabungan dari cv fungsional dan cv kronologis. Buatlah curriculum vitae yang menyebutkan secara lengkap keahlian Anda dalam bidang tertentu serta pengalaman kerja di perusahaan atau lembaga sebelumnya.

Langkah-langkah untuk membuatnya sama dengan kedua cv diatas, akan tetapi lebih lengkap karena gabungan keduanya.

Itulah 4 cara membuat daftar riwayat hidup yang baik dan benar. Tentu agar lebih jelas dan mudah dalam mengaplikasikannya lihat contoh daftar riwayat hidup atau curriculum vitae berikut ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *